
SEMARANG – Guna mengoptimalkan tata kelola pengetahuan berbasis digital, Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Politeknik Negeri Semarang (Polines) menggelar Pelatihan Sistem Informasi Perpustakaan dan Electronic Theses and Dissertations (ETD). Acara yang berlangsung pada Rabu (29/7/2026) di Gedung Direktorat Kampus Polines ini diikuti oleh jajaran pustakawan serta tenaga kependidikan.
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Direktur Bidang Akademik Polines, Prof. Dr. Ir. Dwiana Hendrawati, S.T., M.T. Turut mendampingi dalam pembukaan tersebut, Kepala UPA Perpustakaan Polines, Muhammad Syam Suryanto, S.Sos. Dalam pengarahannya, Prof. Dwiana menekankan bahwa peran perpustakaan modern telah bergeser dari sekadar ruang penyimpanan buku menjadi pusat pengelolaan pengetahuan digital. Oleh karena itu, penguatan kompetensi SDM menjadi kunci agar layanan informasi kampus makin cepat, tepat, dan mudah diakses oleh seluruh sivitas akademika.
"Inovasi teknologi adalah keharusan. Lewat pelatihan ini, kita berharap para pengelola perpustakaan makin terampil dalam menyajikan layanan digital yang efektif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini," jelasnya.
Pelatihan ini menghadirkan Waris Agung Widodo, S.I.Pust., Pustakawan Poltekkes Kemenkes Semarang sekaligus pengembang SLiMS (Senayan Library Management System). Dalam pemaparannya, Waris membedah strategi pengelolaan repositori institusi, pengembangan sistem informasi, hingga penerapan ETD.
Menurut Waris, repositori digital tidak hanya berfungsi menjaga preservasi karya ilmiah, tetapi juga melipatgandakan visibilitas hasil riset perguruan tinggi. Di sisi lain, integrasi ETD dinilai sangat membantu efisiensi tata kelola tugas akhir, kerapian metadata, serta keterbukaan akses informasi akademik.
"Keberhasilan transformasi digital ini membutuhkan kolaborasi utuh—mulai dari regulasi institusi, kesiapan infrastruktur, hingga budaya berbagi pengetahuan di lingkungan kampus," ungkap Waris. Melalui agenda ini, Polines berkomitmen mempercepat akselerasi digitalisasi akademik serta mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.