Text
Moga bunda disayang Allah
Novel Moga Bunda Disayang Allah ini menceritakan tentang Melati yang sejak kecil sudah mempunyai kekurangan yaitu tidak bisa melihat dan tidak bisa mendengar seolah-olah dunia sudah terputus darinya. Pada waktu itu, ada seorang bernama Karang yang pernah bekerja di taman bacaan kanak-kanak, namun peristiwa buruk terjadi padanya. Saat itu Karang dan anak-anak taman bacaan sedang pergi berlibur menaiki kapal, namun cuaca buruk datang dan kapal itu mengalami guncangan yang sangat besar. Bunda, ibu dari Melati kenal dengan Karang, berusaha keras meminta bantuan Karang yang diyakini mempunyai kemampuan untuk membantu Melati. Berkali-kali Karang menolak permintaan itu, namun akhirnya dia luluh. Lalu dimulailah fase belajar Melati yang penuh perjuangan, air mata dan menguras energi. Melati merasa frustasi dan melempar-lempar barang yang ada di rumah. Akan tetapi itu, Karang dengan penuh kesabaran mengajari Melati mulai dari cara makan menggunakan sendok dan duduk di kursi. Akhirnya, berbagai kemajuan datang ketika Melati mulai bisa melakukan apa yang diajarkan Karang, Suatu Ketika, Melati merasakan tetesan air hujan pertama kalinya dan menyadari bahwa telapak tangannya adalah kunci dunianya.
Tidak tersedia versi lain