Buku puisi yang merupakan perjalanan dari kehidupan seorang kak Aca (panggilan akrab Natasha Rizky). Perjalanan emosi yang sejatinya setiap manusia tidak terlepas dari kehilangan. Baik itu melepaskan, kematian, pengkhianatan, dan ditinggalkan. Buku ini menjadikan salah satu penguat bahwa tidak ada yang benar-benar mempersiapkan kehilangan, sehingga buku ini bisa mengisi ruang-ruang akan kehilan…
Cocok untuk memanipulasi atau mengontrol orang lain.
Edisi terbaru yang sudah dismpurnakan dalam membahas cara menjadi kaya.
Untuk mahasiswa mengasah softskill.
Banyak orang yang mengira jika untuk mencapai sebuah kesuksesan, faktor yang paling berpengaruh adalah bakat alami, sehingga saat seseorang tidak mampu meraih kesuksesan, hal tersebut dirasa karena tidak mempunyai bakal alami di suatu bidang. Akibat stigma dan prasangka tersebut, banyak orang yang mulai merasa pesimistis ketika tidak mampu meraih tujuan yang mereka inginkan, sehingga perasaan r…
Lelah? Boleh Capek? Boleh... Tapi nyerah? Jangan... Stay Strong, Love y'all :)
Kita dituntut untuk berhati-hati dalam berkomunikasi karena perbedaan karakter manusia bisa menimbulkan kesalahpahaman. Selain harus memperhatikan setiap kata yang diucapkan, kita juga harus jeli melihat “perkataan” tubuh lawan bicara kita. Untuk apa? Tentu untuk menyesuaikan diri dan menghindari miscommunication. Bagaimana agar tidak terjadi missed dalam berkomunikasi? Ya, dengan memahami …
Buku jadi wadah bagi anak bungsu untuk menyuarakan perasaan mereka dan menunjukkan bahwa mereka juga bisa terluka, meskipun seringkali terlihat kuat. Juga dapat menjadi pengingat bahwa anak bungsu juga berhak untuk merasa lelah dan membutuhkan dukungan, bukan hanya dianggap sebagai yang termuda dan selalu mendapatkan perhatian lebih. Pada akhirnya, ini semua bukan tentang siapa yang menanggung …
Buku yang dapat mengubah cara Anda hidup.
Orang boleh berbeda dalam banyak hal, tapi bakal bersepakat dalam satu hal: ingin bahagia. Sayangnya, makna bahagia itu tidak tunggal dan sama bagi semua orang. Bahagia bagi yang satu, boleh jadi bukan bahagia bagi yang lain. Bahagia itu ternyata macam-macam dan bisa saling bertentangan. Maka, layak sekali kalau orang bertanya: apa, sih, bahagia itu sebenarnya? Empat orang bijak—Plato, al-Far…